November 9, 2009
Kalbu menep meneng
Ati kang tumata
Ora ana panasing hawa
Sepi kuwi banyu,
mili menep ing kalbu,
ing sungsuming jiwa iki
Sepi wengi iki
Heneng, hening, heling
Jagad lagi gumulung
Ponorogo, 9 September 2009
Geguritan ini dimuat Kalawarti Panjebar Semangat; edisi 42; 17 Oktober 2009
1 Komentar |
Puisi Omblog | Ditandai: geguritan, gurit |
Permalink
Ditulis oleh omblog
November 9, 2009
Cerpen Yasunari Kawabata
Dalam hembusan angin malam daun-daun pohon delima jatuh berguguran. Helai-helai dedaunan terserak melingkar di pelataran.
Kimiko terkejut saat melihat pohon itu meranggas di pagi hari dan terheran-heran menyaksikan lingkaran dedaunan yang terserak begitu sempurna di bawahnya. Ia berharap angin akan mengacaukannya.
Sebutir buah delima yang ranum tertinggal di pohon itu.
“Kemarilah, lihat itu,” seru gadis itu pada ibunya.
“Aku menyia-nyiakan pohon itu.” Ibunya memandang sekilas ke arah pohon delima itu dan kembali ke dapur.
Semua itu membuat Kimiko teringat kesepian mereka. Pohon delima di samping beranda itupun kesepian dan terlupakan.
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Cerpen Mereka |
Permalink
Ditulis oleh omblog
Oktober 19, 2009
Oleh Icuk Ari W.

I. Rembulan bersenggama dengan malam
II. Angin berhembus kencang di awang-awang, dan suara hening menemani dada yang telanjang.
III. Ketika itu alang-alang menari-nari bersama siulan angin genit yang seenaknya membelai lenkung hijau rumput dan geli tarian alang-alang ada nyamuk yang ter tawa disana.
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Cerpen Mereka | Ditandai: cerita, cerpen |
Permalink
Ditulis oleh omblog